Fauzie Hasibuan

JANGKA WAKTU PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG

In Hukum Pembiayaan Anjak Piutang on 11 Desember 2009 at 17:55

JANGKA WAKTU PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG

Bisnis anjak piutang sering digolongkan ke dalam pembiayaan jangka pendek karena itu tagihan-tagihan yang dialihkan oleh penjual piutang (Clien) kepada perusahaan anjak piutang merupakan tagihan-tagihan yang berjangka waktu relatif pendek

Dalam praktek umur tagihan-tagihan tersebut berkisar antara 30 sampai 100 hari. Jadi dengan kenyataan ini bisa dikatakan bervariasi sesuai dengan tagihan yang dicantumkan pada masing-masing invoice.

Umur tagihan yang relatif singkat ini membuat kedudukan dari perusahaan anjak piutang sebagai pembeli piutang lebih baik, karena perubahan-perubahan terhadap piutang atau nasabah jatuh pailit dan lain-lain kemungkinannya relatif kecil. Walaupun disebutkan bahwa kedudukan tagihan yang mempunyai umur singkat adalah menguntungkan bagi kedudukan dari perusahaan anjak piutang, apabila di lihat dari sisi bisnis anjak piutang dapat dikategorikan sebagai bisnis yang berisiko tinggi, hal ini terjadi sebagai akibat dari tidak adanya jaminan hutang yang dibebankan kepada nasabah (Clien) apabila berkeinginan untuk mengalihkan hak tagihannya kepada perusahaan anjak piutang.

Untuk menghindari kerugian atas adanya pengalihan hak tagih kepada perusahaan faktor maka diperlukan tingkat kehati-hatian yang cukup tinggi terutama dari pihak yang akan menanggung resiko macetnya tagihan khususnya terhadap jenis anjak piutang yang disebut dengan without recorces Factoring.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: